Dicari Tulisan Untuk Majalah Pewara Dinamika

Majalah Pewara Dinamika

 

Tulisan lepas untuk Majalah Pewara Dinamika. Majalah diterbitkan rutin tiap bulan oleh Humas UNY. Tipe tulisan dan honor:

 

Cerpen: 150ribu (1000kata)

Tips: 100ribu (600 kata)

Opini: 150ribu (900 kata + pasfoto)

Puisi: 100ribu (bebas)

Bina rohani: 100ribu (600 kata)

Surat pembaca: 50ribu (Khusus Civitas Uny)

Resensi media: 100ribu (600 kata)

 

Kirim artikel ke pewaradinamika@uny.ac.id sebelum tanggal 15 setiap bulannya. Lampirkan cv, nomor hp, dan foto diri. Tulisan yang dimuat akan dihubungi redaksi. Topik kontemporer diutamakan

 

Majalah Pewara Dinamika bisa diakses di uny.ac.id dan https://issuu.com/ilhamdatha/stacks/7a03a47c956c47beb6af70b38d33fdaa

Narahubung: Ilham (Redaksi Pewara KHPP/UNY Press – 085641405360)

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

KRjogja.com (25/10) – Jusuf Kalla: “Pemberantasan Korupsi Kita Sudah Hebat. Namun Jalan Masih Panjang.”

 

jk

Dokumentasi UGM

YOGYA (KRjogja.com)  – Dalam sambutannya membuka Seminar Anti Corruption Summit pada Selasa (25/10) pagi, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengajak audiens untuk mengapresiasi kinerja otoritas penegak hukum. “Kita ini juara dunia. Tidak ada negara yang bisa menghukum koruptor sebanyak kita. 9 menteri dan 19 gubernur masuk penjara dalam 10 tahun. 2 gubernur bank sentral kita juga terciduk. Aman aman saja ekonomi kita. Bayangkan gubernur bank sentral negara lain tertangkap aparat, hancur ekonomi negara itu.” Tegas Jusuf Kalla.

 

Jusuf Kalla juga menyebutkan bahwa sejarah pemberantasan korupsi disebutkannya sama tuanya dengan aksi korupsi itu sendiri. Mengutip buku the fix tulisan Damien Thompson, Jusuf Kalla menyebutkan bahwa “If prostution is the world oldest profession, Corruption must be the most ancient disease (Jika prostitusi merupakan profesi tertua di dunia, korupsi merupakan penyakit tertua di dunia).”

 

Oleh karena itu, negara merasa perlunya anti korupsi ditanamkan sejak dini untuk menunjang pemberantasan korupsi. Salah satunya, melalui pendidikan tinggi. “Perguruan Tinggi ini tempat pemuda cari jati diri. Jadi apapun profesi mereka. Selain tanamkan skill, tanamkan juga teladan anti korupsi.” Tegas Ketua KPK, Agus Rahardjo yang juga turut membuka seminar tersebut

 

Anti corruption summit merupakan seminar yang diselenggarakan di Grha Sabha Permana (GSP) UGM. Beragam tokoh nasional hadir dalam seminar ini, mulai dari  Pratikno (Menteri Sekretaris Negara), Moch. Natsir (Menristekdikti), Agus Rahardjo (Ketua KPK), Sri Sultan Hamengkubawana X (Gubernur DIY), dan beberapa rektor serta pemerhati hukum dari seluruh Indonesia. Seninar ini diselenggarakan dengan tujuan untuk menumbuhkan semangat anti korupsi berbasis civitas akademika Perguruan Tinggi. (MG-21)

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

KRjogja.com (25/10) – Jusuf Kalla: “Berantas Korupsi tidak bisa Copy-Paste”

jk.jpeg

(Dokumentasi UGM)

 

YOGYA (KRjogja.com)  – Dalam sambutannya membuka Seminar Anti Corruption Summit di Grha Sabha Pramana, Selasa (25/10) pagi, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menegaskan pentingnya berantas korupsi. Namun, pemberantasan korupsi itu juga harus disesuaikan dan tidak hanya meniru negara luar. “Berantas korupsi tidak bisa copy paste!” Serunya.

 

Memberantas korupsi menurut Jusuf Kalla harus mendalami nilai-nilai di Indonesia dan jangan sekedar meniru. “Misal kalau kita ingin singapura, itu tidak bisa kita nepotisme layaknya anak Lee Kuan Yeuw lalu menggantikan ayahnya. Mereka tidak liberal democracy.” Ujar Jusuf Kalla.

 

Memberantas korupsi, bagi Jusuf Kalla, merupakan tantangan yang tidak mudah. Menjadi penting bagi negara untuk menyeimbangkan demokrasi serta proses politik yang seringkali mahal dengan semangat anti korupsi. Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyatakan sepakat dengan hal tersebut. “16 gubernur sudah terciduk. Ratusan bupati dan anggota dprd juga sudah ditangkap. Kita perlu bangun sistem yang lebih baik.” Ujar Agus Rahardjo.

 

Anti corruption summit merupakan seminar yang diselenggarakan di Grha Sabha Permana (GSP) UGM pada Selasa (25/10). Seninar ini ditujukan untuk menumbuhkan semangat anti korupsi berbasis civitas akademika Perguruan Tinggi. (MG-21)

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Blog di WordPress.com.