Pilkada DKI – Ketika yang katanya ‘Ahlinya’ kalah sama ‘Wong Ndeso’

    20120713-131641.jpg
    Jokowi Ahok – Sosok Fenomenal Pemenang Pilkada DKI Jakarta Tahap 1

Siapa yang kini tak kenal dengan sosok cagub dan cawagub DKI Jakarta ini. Sosok yang sempat kurang dijagokan dalam berbagai macam survei papan atas setingkat LSI dan Indobarometer ini berhasil mempermalukan mereka dengan perolehan hingga 10% diatas Foke sang petahana. Bahkan memalukan media papan atas yang menganggap lembaga survei INEM yang memunculkan data Jokowi menang 53% abal abal.

Hingga pukul 17.00 WIB di Metro TV, penghitungan cepat LSI memperlihatkan pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama unggul jauh dari pasangan lainnya dengan perolehan 42,75 persen. Diikuti oleh Fauzi Bowo-Nachrawi Ramli sebesar 33,56 persen, Hidayat Nur Wahid-Didik J Rachbini 11,91 persen, Faisal Basri-Biem Benyamin 4,93 persen, Alex Noerdin-Nono Sampono 4,77 persen, dan Hendardji Supandji-A Riza Patria 2,07 persen. Jika mengacu pada data itu, maka putaran kedua dipastikan akan digelar. Pasalnya, tak ada pasangan yang berhasil mencapai prosentase 50+1. Pasangan yang melaju ke putaran kedua yaitu, Jokowi-Ahok dan Foke-Nachrawi.

Hal apakah yang telah dilakukan Jokowi sehingga dapat mencukur kumis Foke? Dan memangkas jatah HNW dengan PKS yang terkenal mempunyai massa solid di Ibukota?

Muak Status Quo

    20120713-135622.jpg

Hal ini yang saya pandang sangat cocok menggambarkan Jakarta saat ini. Orang jakarta sudah muak seharian dijalan . Udah macet eh ada yang ngeblong , metro mini ngetem seenaknya. Di minimarket ada penembakan , lagi naik Trans Jakarta dicopet , bayar pajak pun uangnya ditilap.. Monorel tidak lagi jadi simbol pembangunan MRT Ibukota tapi jadi Simbol Menara Kegagalan Foke.

Setidak tidaknya 3 jam rerata waktu dihabiskan Warga Jakarta setiap harinya untuk menunggu dijalan. Bayangkan berapa optimalnya waktu ini untuk setidak tidaknya meluangkan waktu bersama keluarga , atau setidaknya hangout menghirup udara segar di taman kota ( kalau jakarta punya ) .. Budaya tidak sehat tentu membuat lingkungan yang tidak sehat.. Hangout ke mal pun bikin kantong tidak sehat.. Hehehe

Warga jakarta pun terbukti belum kapok bermimpi , dengan lebih dari 40% warganya menitipkan mimpi mimpinya kepada Jokowi. Dengan jaminan berhasil dititipi mimpi Mayoritas warga Solo secara mutlak 90% , toh hampir 35% pemilih kemarin sudah kapok bermimpi dan lebih memilih ke Ragunan atau Mal di samping rumah..

Foke terlalu Betawi , Ahok Representasi Tionghoa

20120713-140018.jpg

Walaupun kecil , sentimen etnis atau segala hal tentang sara itu benar adanya dan diakui semua pengamat politik. Dan jokowi berhasil memanfaatkan sentimen negatif yang dilontarkan oleh Foke menjadi positif. Foke dipilih mayoritas Betawi yang hanya sejumlah 25% penduduk Jakarta. Hal itu tentu berbanding jauh dengan Etnis Jawa 35% dan Tionghoa milik Ahok sebesar 7% . Sekali lagi , sentimen betawi foke yang sempat dilontarkan oleh dirinya sendiri adalah penyebab kekalahannya. Kasarannya , senjata makan tuan.

Citra Jokowi Kuat

    20120713-143405.jpg

Tentu siapa yang tidak tahu dengan mobil SUV Fenomenal Esemka ini . Mobil buatan SMK Solo ini sempat digunakan sebagai Mobil Dinas Jokowi dan iliput berbagai media termasuk media internasional. Juga pemindahan PKL dengan cara humanis tanpa Satpol PP yang berjalan mulus dan penobatannya menjadi Nominee Best Mayor in The World tentu saja membuat warga Jakarta menambatkan mimpinya kepada Pak Jokowi.

Tentu saja siapapun yang terpilih tidak hanya menambah pagu anggaran pendapatan , membangun mal diujung kota , memacu ekonomi pada level maksimum tapi memberikan warga jakarta nafas untuk setidak tidaknya beristirahat sejenak dari carut marut Jakarta. Karena Jakarta adalah Pusat dan Pintu Gerbang Indonesia . Kalau pintu masuknya berkumis apa lagi dalemnya?

Refrensi
http://cahpamulang.blogspot.com/2012/01/mobil-kiat-esemka-joko-wi-jadi-buah.html
http://politik.kompasiana.com/2012/07/12/ahok-sang-petualang-dan-petarung-sejati-ikan-salmon-dari-bangka-belitung/
http://politik.kompasiana.com/2012/07/12/titip-pak-jokowi-di-dki-2/
http://rimanews.com/read/20120713/69311/karena-banyak-warga-liburan-foke-kalah-alasan-demokrat-dicukur-jokowi
http://politik.kompasiana.com/2012/07/12/misteri-lembaga-survei-ines-kemenangan-jokowi-dan-pilkada-1-putaran/
http://politik.kompasiana.com/2012/07/13/pilkada-dki-2-putaran-3-prediksi-strategi-dan-hasil-putaran-2/

Categories: Jakarta, Ulasan | Tags: , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “Pilkada DKI – Ketika yang katanya ‘Ahlinya’ kalah sama ‘Wong Ndeso’

  1. Budi Prakoso

    Ulasan tentang Hasil Pilkada DKI Putaran Kedua mendatang dapat Anda lihat di situs kami. Bagi warga DKI Jakarta jangan lupa gunakan hak pilih Anda ya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: