London 2012 – Sanggupkah Kita?

Megahnya pembukaan London Olympiad 2012 ( dailymail.co.uk )

Ajang olahraga musim panas empat tahunan yang berlangsung di London tahun ini berlangsung meriah. Terhitung 204 negara di seluruh belahan bumi termasuk Indonesia mengikuti ajang bergengsi ini. Cameron dan beberapa perusahaan sponsor telah mengeluarkan bujet hingga £1.4 miliar untuk seluruh persiapan olimpiade ini sebagian besar justru digunakan untuk pembangunan sarana transportasi baru seperti perbaikan jalan dan pengadaan kereta MRT baru dan perbaikan venue lama serta ceremony dan pengamanannya

Indahnya kembang api di Olympic Stadium ( dailymail.co.uk )

Cincin olimpiade ( dailymail.co.uk )

Ratu Elizabeth yang terjun bersama James Bond ( dailymail.co.uk )

Proyeksi Carl Lewis di House of Parlement ( dailymail.co.uk )

Dengan 22 atlitnya pemerintah berharap dapat meraih setidak tidaknya satu medali emas seperti tradisi yang telah dicapai Indonesia sejak Olimpiade Barcelona 1992. Bahkan pemerintah menjanjikan Rp. 1 Milyar untuk atlitnya yang berhasil menggondol medali emas.

Sanggupkah Kita?

Perak Relay Putri Beijing Olympiad 2008 ( infopublik.kominfo.go.id )

Sungguh ironis memang bangsa kita untuk beberapa dekade ini kita sangat terbelakang dalam hal olahraga. Indonesia adalah lahannya atlet muda berbakat. Indonesia merupakan lahannya ekspresi kehidupan berolahraga seluas-luasnya. Dan Indonesia merupakan gudangnya permasalahan olahraga yang tak kunjung habis. Disaat negara lain dengan prestasi yang terus meroket kita terus disuguhi jumlah koruptor dan uang yang dikorupsinya..

Hal ini diyakini karena manusia dan system yang dibangun dalam keadaan ‘bobrok’. Bagaimana tidak fakta membuktikan, pertama membangun mentalitas manusia Indonesia yang kian hari kian merosot, mulai dari pengaruh politik yang berdampak pada perekonomian sehingga muncul ‘kebringasan’ mental manusia Indonesia untuk bersaing mendapatkan sesuap nasi dengan cara apapun. Pola pendidikan yang bersifat formalitas dan menekan sehingga pencerdasan moral tidak dianggap terlalu penting dalam peningkatan SDM. Kedua, system yang dibangun dalam olahraga Indonesia penuh dengan kepentingan baik pribadi maupun kelompok. Ini yang akan menjadi boomerang dalam peningkatan prestasi olahraga yang harus diperbaiki.

Menurut Dekan FKIP Universitas Sebelas Maret Surakarta (UNS) Solo, Prof Dr M Furqon Hidayatullah dalam seminar olahraga internasional yang digelar Jurusan Penjaskesrek FKIP Unsyiah di auditorium gedung baru FKIP Unsyiah, Senin (18/10). Seminar yang dijadwalkan berlangsung dua hari tersebut, dibuka oleh Rektor Unsyiah Prof Dr Darni M Daud MA, ikut menghadirkan pemakalah dari Malasyia, Prof Mayda Dr Anuar Suun, serta dimoderatori oleh Drs Nuzuli MS.

Menurut M Furqon, masalah yang dihadapi dunia olahraga Indonesia cukup beragam , mulai dari  belum optimalnya kemauan politik pemerintah dalam menangani olahraga , pembinaan olahraga belum terarah, lemahnya kualitas sumber daya manusia (SDM) olahraga, belum optimalnya peran lembaga pendidikan tinggi olahraga, lemahnya peran lembaga/bidang penelitian dan pengembangan olahraga, masih terbatasnya sarana dan prasarana olahraga, masih sulitnya pemanfaatan fasilitas olahraga karena masih terbatas, serta masih kaburnya pemahaman dan penerapan pendidikan jasmani dan olahraga.

Permasalahan ini tidak hanya muncul dari satu cabang saja seperti kisruhnya PSSI yang terblow up media tetapi juga diberbagai cabang yang tidak tersorot media. Juga masalah Pusat Olahraga Hambalang Sport Center yang bernilai triliunan tersebut menggaet beberapa elite politik termasuk Menpora , Ketua Umum Demokrat , bahkan anak Bapak Presiden saat ini..

Masih bisakah kita bermimpi?

Memimpikan sang saka merah putih berkibar di London

Permasalahan didunia olahraga ini banyak masalahnya. Mulai dari kurangnya bibit-bibit muda, fasilitas, regenerasi, gizi,  kesehjateraan, jam terbang dan ribuan masalah lainnya. Namun sebenarnya hal ini bukanlah masalah yang tidak bisa kita hadapi. Bayangkan era atau jaman tahun keemasan kita, masalah telah berjajar rapi menghantui kita. Namun keberhasilan adalah bagaimana kita menghadapinya dan menyikapinya. Di era tersebut kita bisa mengatakan mereka berhasil melalui permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi.

Bila kita mau melihat saat ini sumberdaya manusia kita yang berjumlah 240 juta bukanlah hal sulit untuk kita menciptakan generasi emas, generasi yang mempunyai masa depan yang cerah.  Kalau kita lihat kembali keadaan geografis kita yang sangat beragam, mulai dari garis katulistiwa hingga keluar menuju ketengah sub tropis, dari pantai hingga menuju puncak tertinggi pegunungan, mulai dari daerah tandus hingga daerah rimbun dan dingin. Sungguh berkah yang beragam ini menjadikan sumber kekuatan kita.  Berkah yang belum maksimal kita poles sedikit lagi. Ada setidaknya 4 anak tangga untuk mengurai masalah olahraga kita ini..

1. Hidupkan Kebanggan Olahraga Indonesia

Bangga Indonesia.. ( indonesia.go.id )

Tentu sulit orang mendukung suatu klub yang jarang atau bahkan tidak pernah menang.. Pendukung fanatik yang banyak terlihat saat Liga Champion , Premiere League English , atau bahkan Serie A League Italy sedikit sekali terlihat saat pertandingan timnas , apalagi IPL dan ISL. Kekalahan Timnas U-23 kemarin di Bung Karno melawan Malaysia dengan skor 6-0 tentunya hal yang sangat memalukan .. Ditambah lagi di Bung Karno terlihat sepi dan tidak ada satupun televisi yang menyiarkannya.

Untuk hal yang satu ini pemerintah tidak bisa hanya dengan membuat poster poster yang sedemikian rupa tapi dengan mencetak prestasi atau setidak tidaknya keberhasilan dalam menggelar event olahraga , seperti SEA Games kemarin yang bisa dibilang sukses karena kita meraih juara umum . Tetapi untuk penyelenggaraan bisa dikatakan kacau balau dengan kasus korupsi yang tetap menyelimuti setiap proyek. Bahkan sempat disebutkan gubernur yang sempat mencalonkan diri menjadi cagub DKI turut menerima fee yang tidak sedikit

2. Perbaikan Kompetisi dan Pelatihan

London Olympic Medal ( dailymail.co.uk )

Sudah jelas bangsa ini memiliki wakil dari bidang olahraga dari Kementrian hingga turun ke tingkat daerah Kabupaten. Seharusnya di tingkat kabupaten ini kompetisi prestasi mulai di hidupkan. Memang sudah ada kegiatan mulai dari Popda hingga open cup yang biasanya diadakan oleh Pemda hingga swasta. Hanya saja , kompetisi itu tinggal kompetisi , tidak ada pelatihan dari bibit dasar , yang menang dikasih duit dan ditinggal melalang buana sendiri berlatih dan kalau sudah sukses dipanggil mengikuti PON dan Olimpiade.. Hanya PB Djarum satu satunya organisasi yang melatih dari bawah dan berhasil menelurkan atlit atlit hebat yang ketika menjuarai olimpiade diklaim keberhasilan pemerintah. Pemerintah sebaiknya mengubah pola instan dan memperbaiki prosedur dan kegiatan pasca-kompetisi.

3. Right man in the Right Place

Salah satu Pejabat Pemerintahan yang tepat ( bisnis-jabar.com )

Umumnya baik koni , pssi , serta organisasi yang berada di daerah , dan bahkan di Kemenpora tidak dipimpin oleh orang yang tepat. Bahkan bisa dibilang tidak mengerti sama sekali tentang apa yang dipimpinnya . Orang tersebut umumnya mendapatkan jabatan karena memiliki ikatan darah atau satu partai. Menpora Andi Malarangeng merupakan seorang Doktor Filosofi Ilmu Politik jebolan Northen Illionis University dan Master Sosiologi UGM . Bagaimana bisa SBY memilih sosok Andi menjadi Menteri Olahraga kalau bukan alasan lain lain..

4. Support dari Pemerintah

Capitol Building sebagai Gedung Pemerintah US ( balboa-pacific.com )

Peranan pemerintah untuk memajukan generasi muda sangatlah besar. Tidak terlalu besar anggaran yang dibutuhkan untuk memajukan olahraga bangsa ini dibandingkan dengan manfaat yang didapat. Beberapa yang perlu disuport adalah, adanya beberapa pelatih ditingkat daerah kabupaten dimasing-masing bidang olahraga, adanya fasilitas olahraga dimasing-masing kabupaten, adanya subsidi makanan & minuman bergizi untuk anak usia dini, adanya kompetisi tingkat kabupaten hingga nasional, adanya sarana adan akomodasi untuk setiap kegiatan.

Dengan semangat dan kemauan untuk merubah mindset dalam pemerintahan yang berkutat dalam proyek dan duit melulu , cepat atau lambat Indonesia akan meraih kejayaannya baik dalam kancah persepakbolaan yang banyak digandrungi masyarakat Indonesia atau bahkan Olimpiade Musim Panas yang tahun 2016 akan diadakan di Rio , Brazil.. Toh, Kehebatan tidak hanya di satu tempat khusus ataupun satu pribadi khusus , kehebatan ada dimanapun setiap pribadi yang mencoba mencarinya

Refrensi :

http://www.goal.com/id-ID/news/1387/nasional/2012/07/28/3269780/malaysia-u-23-selection-gunduli-timnas-u-23

http://www.dailymail.co.uk/news/article-2180038/Weve-arrived-Team-USA-berets-makes-patriotic-entrance-London-2012-Olympics-spectacular-opening-ceremony.html

http://www.dailymail.co.uk/news/article-2180085/The-names-Majesty-Her-Majesty-Queen-drops-Olympic-Stadium-parachute-accompanied-James-Bond-just-WHO-managed-persuade-that.html

http://lybio.net/tag/nike-find-your-greatness-transcription/

http://www.london2012.com/country/indonesia/

http://id.wikipedia.org/wiki/Andi_Mallarangeng

Categories: Ulasan | Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | 1 Komentar

Navigasi pos

One thought on “London 2012 – Sanggupkah Kita?

  1. Can I clone your article to my blog? Thank you.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: