KRjogja.com (03/11) – Gils (Gila) Bangga Berantas Korupsi!

 

SLEMAN (KRjogja.com) – Rangkaian lomba iklan Adstudent dalam Pinasthika Creativestival XVII yang berlangsung sejak Kamis (3/11) akhirnya menginjak babak final. Lima finalis yang telah menyiapkan ide kreatifnya secara impromptu diberikan mendadak di tempat menampilkan karyanya di depan dewan juri dan audiens Hartono Mall. Yoga Adi Trisna (Chief Gerakan Komunikasi), Yogi Simbilan (Director Fortune Indonesia), Ferly Novriadi (Director Bujukrayu) sebagai dewan juri serta Jito Kasila sebagai pelatih adstudent menyatakan kebanggaannya atas karya para muda-mudi. “Para finalis telah dua malam berjuang menyiapkan yang terbaik untuk hari ini.” Ujarnya.

 

Final Adstudent mengusung tema pemberantasan korupsi sejak dini. Tantangan yang diberikan kepada peserta adalah melayani KPK sebagai klien yang ingin memberi pesan memberantas korupsi dari dalam keluarga. Lomba berlangsung dengan meriah sekaligus menegangkan. Terlihat beberapa pendukung dari masing-masing universitas finalis meramaikan final perlombaan dengan sorak sorai. Misal pendukung Amel dan Bowen yang berasal dari Tangerang, jarak yang jauh tidak menjadi masalah bagi mereka untuk menyaksikan sahabatnya berjuang dalam perlombaan ini. “Gils (Gila) bangga!” Pungkas lucas, teman Amel.

 

Salah satu finalis, Amel dan Bowen membuka presentasinya dengan menampilkan fakta yang menyayat hati. Mereka menampilkan komparasi anak-anak tahun 90-an dan anak sekarang. Anak tahun 90-an layaknya yang tergambarkan dalam lagu “Susan Mau jadi Apa” yang kemudian menjawab ingin jadi dokter. Sedangkan anak sekarang, pernah ditayangkan di media massa ingin menjadi seperti Gayus Tambunan yang kaya dan hidup mapan walaupun uangnya berasal dari sumber yang tidak halal.

 

Mengamati fenomena tersebut, para finalis menampilkan solusi kreatif yang menarik. Bagus dan Fetri misalnya, melihat fenomena anak-anak yang menggandrungi gadget membuat mereka ingin membuat aplikasi game anti korupsi. Game ini mengaplikasikan permainan “Truth or Dare” yang sudah seringkali dimainkan masyarakat dalam gadget. Dalam aplikasi itu, anak-anak akan menuliskan pengakuan apabila memilih opsi truth dan apabila melakukannya secara jujur akan mendapat poin. Permainan kejujuran ditekankan karena anak perlu dilatih sejak dini untuk jujur agar tertanam karakter kejujuran sejak dini.

 

Salah satu finalis lain, Amel dan Bowen, ingin membuat serial drama anti korupsi di media massa. Pembuatan serial drama dilakukan dengan dasar karena banyak keluarga gemar menyaksikan sinetron dan drama di televisi secara bersama-sama di waktu senggang. Diharapkan ketika keluarga sedang berkumpul dan menyaksikan televisi, mereka mendapatkan nilai-nilai luhur anti korupsi sembari terhibur di waktu senggang. “Yang penting nilainya tersampaikan.” Ujar Amel.

 

Pengumuman pemenang lomba iklan Adstudent akan dilaksanakan Sabtu  (5/11) malam. Dalam acara tersebut, semua peserta akan hadir mengenakan dresscode unik berbaju emas-putih. (MG-21)

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: