SLEMAN (KRjogja.com) – Penting bagi pekerja industri kreatif untuk menemukan hal-hal baru yang di luar kelaziman. Seringkali, industri kreatif hanya main aman dan tidak berani mencoba hal baru.

Hal tersebut dikemukakan Arief ‘Ayip’ Budiman, selaku Founder Kopi Kultur, Paradesa & Matamera Design dalam sesi seminar Pengembangan Industri Kreatif, di Pinasthika Creativestival XVII di Hartono Mall, Sabtu (5/11/2016). “Kalau bukan kita yang inisiatif, siapa lagi?” ujarnya.

Menurut Ayip Budiman, penekanan ini berdasarkan keprihatinannya terhadap fenomena dunia periklanan. Namun perubahan tidak bisa dilakukan asal-asalan. Inisiatif harus didasari pertimbangan yang mendalam. Pertimbangan dan perencanaan yang baik akan mewujudkan strategi, nilai, dan karakter yang baik bagi produk. “Harus jelas pasarnya siapa. Gayanya apa. Perencanaan segalanya clear,” katanya.

Lebih lanjut Ayip mengatakan saat ini telah ada beberapa industri kreatif yang berani beraksi out of the box dan menuai hasil yang bagus. Sebut saja Good News From Indonesia (GNFI). Sebuah entitas industri kreatif yang berfokus pada menyebarkan hal-hal baik dan prestasi Indonesia tersebut dapat sukses karena perencanaan dan riset yang matang dan mendalam.

Selain itu, pembawaan yang casual dalam GNFI juga didasari hasil riset yang menyasar target audiens pemuda. Tidak disangka sangka, berita yang bertema kebaikan Indonesia dapat melesat hingga pada akhirnya didanai oleh Google. “Padahal kita biasa Bad News is Good News. Dengan riset dan kemauan inisiatif, tidak ada yang tidak mungkin,” pungkas Pak Ayip. (Mg-21)